Antara Bogor Raya dan Jakarta

0
187

MASUKNYA nama Kota Depok kedalam Provinsi Bogor Raya yang diwacanakan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya, dengan Bupati Bogor, Ade Yasin, membuat wilayah pimpinan M. Idris Abdul Shomad ini punya keinginan sendiri.

Kota Depok, yang tahun depan akan melangsungkan pemilihan kepala daerah, malah ingin bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta ketimbang masuk kedalam Provinsi Bogor Raya.

Alasannya, karena mayoritas masyarakat Depok menggunakan komuter menuju Jakarta. Selain itu, letak geografis Depok yang bergandengan langsung dengan Jakarta.

“Sekitar 65 persen warga Depok itu komuter. Sekitar 90 persen ke Jakarta, selebihnya ke Bogor dan Bekasi,” tandas Wali Kota Depok, M. Idris Abdul Shomad, seperti dilansir dari merdeka.com.

Selain itu, ada empat kebutuhan paling terkait dengan Jakarta mencakup sanitasi, air bersih, udara, sampah.

Sedangkan jika dilihat dari sisi budaya Depok di wilayah Jabar masuk rumpun Melayu Depok. Dari segi bahasa diakuinya serupa dengan DKI Jakarta.

“Dalam SK Gubernur disebut juga sebagai rumpun Melayu Depok, bukan disebut rumpun Betawi karena Betawi trademark dari Jakarta, jadi Depok rumpun Melayu Betawi, kalau kedekatan dari sisi bahasa walau serupa tapi tak sama itu lebih cenderung ke Jakarta dan ini adalah budaya,” ujarnya.

Untuk diketahui, nantinya Bogor Raya terdiri dari 10 kabupaten/kota. Sepuluh daerah tersebut, yakni Kabupaten Bogor, Bogor Barat, Bogor Timur, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Cianjur, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.(idr/merdeka.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here