PNJ Mempersembahkan 3rd International Conference of Computer and Informatics Engineering 2020

0
83
Seminar PNJ (Istimewa)

DEPOK– Perkembangan AI, teknologiIoT, dan Big Data bersama-sama membawa dampak positif pada revolusi data yang dikenal sebagai Revolusi Industri 4.0 (IR 4.0). Penggunaannya dalam industri sangat beragam, terutama untuk profil konsumen, personalisasi layanan, dan analisis prediktif untuk pemasaran target, periklanan, dan manajemen.

Dengan prinsip yang sama, teknik AI dan analitik data harus diadopsi untuk memberikan manfaat bagi kemanusiaan (aksi kemanusiaan) dan juga meningkatkan kesejahteraan manusia. Selain itu, teknologi ini dapat mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG).

Masalah yang dihadapi dalam implementasi SDG adalah kurangnya akses ke data kritis penduduk yang penting untuk penentuan kebijakan nasional, regional dan global.

Oleh karena itu, penerapan teknologi AI dan analitik data diperlukan untuk mengintegrasikan berbagai sumber data. Selain itu, AI dan analitik data memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada SDG. Hal ini sejalan dengan aksi PBB dengan melakukan inisiatif di bidang ilmu data yang disebut Global Pulse (www.unglobalpulse.org)

Melihat fenomena ini, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mempersembahkan 3rd International Conference of Computer and Informatics Engineering (3rd IC2IE) yang disponsori oleh IEEE Indonesia Section, IEEE Computational Intelligence Society dan Citra Bunga Nusantara.

Mengusung tema “AI and Data Analytics for Sustainable Development Goals (SDG)” kegiatan itu diselenggarakan pada tanggal 15-16 September 2020. Dan untuk pertama kalinya, penyelenggaraan IC2IE dilakukan sepenuhnya secara virtual.

Dimulai dari awal tahun 2020, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer kembali membuka tahap 1 pendaftaran paper dengan rencana kegiatan akan diselenggarakan di Yogyakarta, Indonesia tetapi dengan terjadinya pandemi COVID-19, 3rd IC2IE menyesuaikan kegiatannya dengan memikirkan keselamatan para pemegang kepentingan dan beralih menjadi sepenuhnya Konferensi Virtual.

Menjadikan 3rd IC2IE salah satu kegiatan konferensi yang diizinkan oleh IEEE Indonesia Section untuk melaksanakan konferensi virtual yang tunduk pada ketentuan yang sudah diatur oleh IEEE.

Pada 3rd IC2IE terdapat 140 paper yang masuk, terdiri dari 40 paper tertolak, 85 paper diterima dan 15 paper yang ditarik, dengan acceptance ratio sebesar 62,5 persen.

Adapun penulis yang mengirimkan paper, menurut negara dan wilayah (semua paper) adalah Indonesia, Bangladesh, India, Jepang, Palestina, Korea Selatan, Pakistan, Malaysia dan Portugal. Dengan penulis menurut negara dan wilayah (paper yang diterima) adalah Indonesia, Bangladesh, India, Jepang, Palestina, Korea Selatan dan Portugal.

Dengan jadwal pada hari pertama, terdapat sesi Keynote Speakers yang disampaikan oleh Prof. Nitin Kumar Tripathi  dari Asian Institute of Technology Thailand dan Prof. Media A. Ayu dari Sampoerna University.

Dan pembagian 5 ruang digital, dengan 5 orang Invited Speakers, yaitu Dyah Ekashanti, PhD. dari NTNU Trondheim, Norwegia; Imam Wijaya, PhD. dari Tateyama Kagagu Industry Co. Ltd. Jepang; Tsholofelo Sethibe, PhD. (Cand) dari University of Technology Sydney Aurstralia; Diah Priharsari, PhD. dari Universitas Brawijaya, Indonesia dan Dr. Noori Kim dari Newcastle University, Singapura.

Adapun jadwal pada hari kedua, peserta diajak wisata secara virtual ke Candi Borobudur, mendengarkan penjelasan dari Badan Otoritas Borobudur mengenai teknologi digital dan AI yang telah dipakai di Candi Borobudur dan tur secara langsung di Candi Borobudur. Kegiatan ini adalah hasil kerjasama 3rd IC2IE dengan Travelxism, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pariwisata virtual yang berkedudukan di Yogyakarta. (rul/*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here