Polisi Apresiasi Teknologi Gojek Ungkap Kejahatan Digital

0
2233
Polisi dan Gojek ungkap kejahatan digital (DepokToday, Rul)

PANMAS– Kepala Kepolisian Resort Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Azis Andrianysah mengapresiasi kinerja sistem dan teknologi Gojek dalam mendeteksi kejahatan di era digital. Salah satunya dalam upaya pengungkapan kasus order fiktif yang menjerat sebanyak tujuh orang pelaku.

Atas perbuatannya itu, ketujuh pelaku diancam dengan jeratan pasal berlapis yaitu pasal 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara dan pasal 35 Undang Undang (UU) 19/2016 tentang ITE dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Para pelaku dengan sengaja melakukan penipuan dan manipulasi atau perubahan penghilangan informasi elektronik atau dokumen elektronik,” kata Azis pada wartawan, Rabu 20 November 2019

Azis mengatakan, pihaknya mengapresiasi tim Gojek beserta sistem dan teknologi di dalamnya karena telah membantu pengusutan kasus tersebut.

“Kita semakin intensif lagi kerjasama dengan Gojek. Bukan hanya berkaitan keamanan aplikasi atau pelayanan di aplikasi Gojek saja tapi Polri sendiri juga bisa memanfaatkan aplikasi dan teknologi yang ada di Gojek untuk turut menjaga kamtibmas di wilayah depok,” tuturnya

Dari pengungkapan kasus tersebut diketahui bahwa masing-masing pelaku berbagi peran. Pak Man bertugas sebagai merchant penjual sate di daerah Depok. Dua orang lainnya berperan sebagai mitra driver, dua orang lagi berperan sebagai customer (pembeli), dan dua orang sisanya menjadi kasir.

“Di awal-awal pembagian (keuntungan hasil penipuan) adalah 40 persen untuk merchant dan sisanya dibagi-bagi. Berjalannya waktu menjadi 50 persen – 50 persen.”

Gojek yang melihat indikasi kecurangan transaksi dari para pelaku tersebut kemudian melaporkan ke Polres Metro Depok. Laporan tersebut langsung direspon dengan aksi lapangan unit Krimsus Satuan Reskrim Polres Metro Depok. “Para pelaku ada yang kami amankan on the spot, ada juga yang di luar kota,” kata Azis

Sementara itu, Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen, yang turut hadir dalam pengungkapan para tersangka di Polres Metro Depok mengatakan, Gojek mengapresiasi kesigapan Kapolres Depok dan jajarannya. Pihaknya pun berharap agar para pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

“Gojek lakukan secara sigap bukan hanya secara sistem tapi langsung turun ke lapangan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tegasnya.

Lebih lanjut Alvita mengatakan, Gojek sendiri akan terus secara proaktif mencegah, memantau, dan melaporkan ke pihak kepolisian atas segala tindak kecurangan. Hal tersebut demi menjaga kesejahteraan mitra dan kenyamanan pengguna.

“Kasihan mitra lain baik itu merchant GoFood maupun konsumen pengguna yang benar-benar membutuhkan menjadi korban dari aksi mereka,” katanya

Alvita menjelaskan, kehadiran Gojek salah satunya adalah untuk memudahkan para mitra mencari nafkah. Sedangkan aksi dari para tersangka di Depok itu, menurutnya, merupakan bentuk penyalahgunaan sistem dan teknologi yang merugikan banyak pihak. “Bukan sistemnya yang salah tapi mereka adalah oknum-oknum yang pada dasarnya  memang join gojek dengan intensi jahat sejak awal.” (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here