Polisi Gagalkan Truk Pembawa Puluhan Pelajar di Depok

0
41
37 remaja diamankan polisi terkait demo tolak Omnibus Law (Istimewa)

SUKMAJAYA– Polres Metro Depok kembali berhasil menggagalkan aksi puluhan remaja yang hendak menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Lapangan Kerja atau Omnibus Law di Jakarta. Mereka diamankan saat berada di dalam truk pengangkut pasir di dekat pintu Tol Cijago, pada Selasa 13 Oktober 2020

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah menuturkan, tercatat ada sebanyak 37 remaja yang diamankan pada sore hari tersebut. Mereka dicurigai ingin membuat rusuh di Ibu Kota.

“Yang diamankan di Polsek Sukmajaya ini ada 37 orang. Lima usia pelajar tapi putus sekolah. Kmudian ada juga pelajar 12 orang, dan dewasa pengangguran 20 orang,” katanya

Dari hasil pemeriksaan polisi, para remaja ini pun mengaku tak tahu apa yang menjadi tuntutan aksi tersebut. Mereka terpengaruh ajakan dari media sosial (medsos).

“Mereka hanya ikut-ikutan, ingin sekedar ramai-ramai saja. Nah ini bisa menjadi bibit potensi kerusuhan,” tutur Azis di dampingi Kapolsek Sukmajaya, Ajun Komisaris Polisi Ibrahim Sadjab

Berdasarkan keterangan polisi, puluhan anak baru gede (ABG) tidak hanya berasal dari Depok, namun ada juga yang sengaja datang dari Bogor. Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya sejumlah ponsel berisi ajakan demo, masker anti gas air mata dan odol.

“Selanjutnya anak-anak ini akan kami bina dan kami panggil orangtuanya masing-masing, termasuk pihak sekolah. Tentu ini jadi keprihatinan kita bersama karena mereka adalah aset bangsa yang harus kita jaga.” (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here