Relawan GA Covid-19 Kampanyekan Bahaya Corona, 300 Masker Ludes Dibagikan Gratis ke Masyarakat

0
82
Tim Relawan GA Covid-19 kompak usai mengkampanyekan bahaya Virus Corona di persimpangan Kukusan.(Foto: DepokToday/Hen)

BEJI—Relawan Gerakan Anti (GA) Covid-19 kembali melanjutkan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19. Kali ini mereka mengkampanyekan bahaya virus Corona di sejumlah lokasi Kecamatan Beji, Minggu (18/10/2020).

Lokasi yang menjadi sasaran sosialisasi GA Covid-19 adalah persimpangan Kukusan dan Tugu Gong Si Bolong, Kelurahan Tanah Baru. Sebelumnya, relawan GA Covid-19 melakukan hal serupa di kawasan Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya.

“Untuk minggu ini ada dua titik kegiatan pertama di perempatan Gong Si Bolong Tanah Baru dan perempatan Kukusan, Beji,” ucap Dewan Penasehat GA Covid-19, Cak Anton, kepada wartawan di sela aksi sosial tersebut.

Cak Anton menjelaskan, kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dan edukasi tentang penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Diakui Cak Anton, selama menggelar aksi sosial ini masih ada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Salah satunya tidak menggunakan masker saat di luar rumah. Hari ini 300 masker habis dalam tiga jam di dua lokasi,” ucapnya.

Selain bagi-bagi masker secara gratis kepada masyarakat, relawan GA Covid-19 juga membantu warga yang terpapar dengan mendorong ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

“Kami terus mendorong dan berpartisipasi aktif dalam edukasi agar penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir,” paparnya.

Tim relawan GA Covid-19 foto bareng seusai sosialisasi dan edukasi Covid-19 di Tugu Gong Si Bolong. (Foto: DepokToday/Ale)

Turut hadir pada kegiatan ini Anggota DPRD Kota Depok, Rezky M Noor. Wakil rakyat yang akrab disapa Mak Kiki itu sangat menyambut positif kegiatan yang dilakukan relawan GA Covid-19.

“Kami mengucapkan terimakasih atas partisipasi semua pihak untuk kegiatan hari ini, sebagai bukti nyata kepedulian kita bersama dalam mencegah penularan virus,” katanya.

Menurut dia, permasalahan Covid-19 perlu bantuan dan peran dari semua pihak. “Kalau hanya fokus mitigasi itu sangat sulit, jadi sangat penting memfungsikan edukasi agar ada pemahaman dan melahirkan kesadaran serta kepedulian masyarakat dalam pencegahan penularan virus,” terang Mak Kiki.

(hen/ale)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here